Cara Korter Blok Silinder Motor & Tujuannya
Rekan-rekan semua…beberapa istilah dalam dunia bengkel sepeda motor bisa saja membingungkan, seperti korter, reamer, oversize, boring, bore up, liner dan banyak lagi. Tetapi kali ini kita mau membahas cara corter blok silinder motor sekalian kita kupas juga tentang hal-hal yang masih berhubungan.
Korter blok silinder bisa juga diartikan sama dengan reamer blok silinder, dimana tujuannya untuk membesarkan ukuran diameter liner blok agar bisa diisi dengan piston ukuran lebih besar dari sebelumnya. Biasanya dilakukan untuk memperbaiki liner blok silinder yang sudah aus. Patokan membesarkan diameter liner blok silinder adalah piston yang akan digunakan. Dengan membesarkan diameter blok silinder, otomatis kapasitas dan performa mesin meningkat. Untuk lebih lengkapnya mari kita kupas tuntas seperti ini :
Mesin Korter pada dasarnya sama dengan mesin bubut, karena mesin korter ini adalah mesin dengan sistem bubut yang bekerja pada bidang silinder. Ringkasnya, fungsi utama dari mesin korter adalah menambah ukuran lubang dari bidang silinder. Jadi mesin korter ini bekerja dengan mengikis sisi dalam dari silinder.
Bagian dari motor yang biasanya perlu di korter adalah piston. Ada dua alasan sebuah piston perlu digarap mesin korter yaitu :
- Sisi dalam piston yang aus.
- Untuk meningkatkan cc motor.
Lantaran kita tidak punya alat korter blok silinder sendiri, maka cara yang paling gampang untuk ditempuh yaitu membeli piston set ke toko onderdil motor kemudian bawa piston beserta blok silindernya ke bengkel yang menyediakan jasa korter. Blok silinder yang kita bawa akan dilihat tingkat keausannya dan diberi tahu berapa ukuran piston yang akan dipasang. Setelah kita setujui, maka blok silinder akan dikorter sesuai dengan besar piston yang akan dipasang.
Hanya dengan menunggu setengah jam, pengerjaan selesai dan blok silinder yang sudah dikorter bisa dibawa lagi ke bengkel untuk dirakit kembali. Cara ini bisa ditempuh bagi rekan-rekan yang ingin bongkar mesin untuk memperbaiki motor sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar